Categories
Uncategorized

Resep Daging Sapi Kecap

Resep daging sapi kecap adalah resep yang tidak kalah mudah dibuat dibandingkan dengan resep daging cincang karena bahan-bahan yang diperlukan mudah ditemukan

Resep Daging Sapi Kecap

Resep Semur Daging Kecap

Bahan-bahan :

  • 250 gram daging sapi, potong-potong
  • 2 buah kentang ukuran sedang, potong dadu
  • 3 siung bawang putih
  • 5 butir bawang merah
  • 1/2 buah tomat, potong-potong
  • 1 ruas jahe, memarkan
  • 1 lembar daun salam
  • Gula merah jawa
  • Gula pasir
  • 5 sendok makan kecap manis
  • Garam
  • Air
  • Minyak sayur

Langkah-langkah :

  • Haluskan bawang merah, bawang putih, dan cabai merah.
  • Siapkan minyak untuk menumis dalam wajan.
  • Tumis bumbu yang telah dihaluskan, tambahkan daun salam dan jahe. Tumis hingga harum.
  • Masukkan daging. Tumis hingga daging berubah warna.
  • Masukkan kentang. Tumis kembali hingga bumbu tercampur.
  • Masukkan air hingga merendam daging dan kentang. 
  • Tambahkan Kecap Manis, gula merah, gula pasir, garam, kayu manis bubuk, dan lada secukupnya.
  • Tutup wajan dan kecilkan api. Masak hingga air meresap dan daging matang serta empuk.
  • Hidangkan semur daging sapi selagi hangat.

Note :

Manfaat Daging Sapi

Tidak dapat dipungkiri bahwa daging sapi merupakan bahan makanan dengan sumber nutrisi yang sangat baik bagi tubuh. Jika melihat perbedaan bahan baku daging sapi, berikut berbagai manfaat mengkonsumsi daging sapi yang bisa kita dapatkan:

1. Mempertahankan Massa Otot

Konsumsi daging sapi secara teratur dipercaya dapat membantu menjaga massa otot. Seiring bertambahnya usia, perubahan bentuk tubuh sulit dihindari.

Salah satu yang bisa terjadi adalah sarcopenia, atau hilangnya massa otot. Pada dasarnya kondisi ini dapat dicegah melalui latihan kekuatan dan peningkatan asupan protein. Daging sapi bisa menjadi pilihan sumber protein untuk membantu mencegah kondisi ini.

2. Meningkatkan Kinerja Otot

Daging sapi mengandung senyawa karnosin yang penting untuk fungsi otot. Karnosin itu sendiri  terbuat dari beta-alanin yang ada dalam tubuh kita, asam amino yang ditemukan pada ikan dan daging seperti daging sapi.

Memenuhi kebutuhan beta-alanin dari mengonsumsi daging sapi dapat meningkatkan kadar karnosin di otot. Sebaliknya, pola makan vegetarian dapat menyebabkan kadar karnosin rendah.

Tingkat karnosin yang tinggi di otot sering dikaitkan dengan peningkatan kinerja otot selama latihan dan penurunan risiko kelelahan.

3. Mencegah Anemia

Salah satu manfaat daging sapi yang diyakini banyak orang adalah pencegahan anemia. Anemia defisiensi besi adalah jenis penyakit anemia yang paling sering ditemui.

Daging sapi tidak hanya menjadi sumber zat besi bagi tubuh, tetapi juga dikenal membantu penyerapan zat besi dari sumber nabati. Makanya, makan daging dianggap efektif mencegah anemia defisiensi besi.

4. Meningkatkan Sensitivitas Insulin

Banyak orang percaya bahwa daging sapi dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan risiko diabetes. Kandungan asam linoleat terkonjugasi dalam daging sapi dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin.

Selain itu, daging sapi juga mengandung senyawa yang disebut L-carnitine. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa asupan L-carnitine dapat membantu memperbaiki kadar glukosa puasa dan profil kolesterol keseluruhan pada pasien diabetes tipe 2.

5. Membantu Menjaga Berat Badan Ideal

Siapa bilang makan daging sapi justru akan meingkatkan berat tubuh? Daging sapi justru dapat membantu Anda menjaga berat tubuh ideal. Manfaat daging sapi untuk menjaga berat tubuh ideal juga bisa kita daptkan dari kandungan senyawa asam linoleat terkonjugasi dan juga L-carnitine.

Sebuah studi menunjukkan bahwa konsumsi suplemen L-carnitine dapat memberikan penurunan berat tubuh yang lebih signifikan dari kelompok yang tidak mengonsumsi. Sedangkan kandungan asam linoleat terkonjugasi dipercaya dapat membantu penurunan lemak.

Namun jika ingin menjaga berat tubuh ideal , tentunya tidak boleh mengonsumsi daging sapi secara berlebihan dan harus diperhatikan juga pengolahannya.

6. Menjaga Kesehatan Jantung

Hasil dari penelitian tentang manfaat daging sapi untuk kesehatan jantung memang sangat beragam. Beberapa menyebutkan bahwa daging sapi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Bagian dari daging sapi yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung adalah kandungan lemak jenuhnya. Maka dari itu, Anda dapat mempertimbangkan untuk mengonsumsi daging sapi tanpa lemak yang lebih sehat.

Di sisi lain, daging sapi justru memiliki berbagai kandungan nutrisi yang dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung seperti vitamin B kompleks dan antioksidan yang terkandung di dalamnya.

7. Sumber Vitamin B kompleks

Tubuh membutuhkan berbagai jenis vitamin B kompleks agar dapat berfungsi sesuai fungsinya. Daging bisa menjadi sumber vitamin B kompleks yang baik. Daging sapi mengandung vitamin B12, sistem saraf sangat membutuhkan vitamin B12, vitamin B3 yang dapat mendukung sistem pencernaan, dan vitamin B2 yang baik untuk kesehatan kulit dan mata.

8. Sumber Antioksidan

Manfaat daging sapi sebagai sumber antioksidan tentunya tidak boleh dilewatkan. Daging sapi mengandung glutathione, yang sering disebut sebagai “antioksidan utama”.

Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa glutathione, antioksidan yang mulia, mencegah penuaan, memperkuat sistem kekebalan, mengurangi risiko penyakit kronis, dan meningkatkan harapan hidup.

Tips Memilih Daging Sapi Segar

Daging sapi yang segar tentu memiliki rasa yang lebih enak dan tentunya menggugah selera. Akan tetapi jika kita membeli daging sapi di supermarket akan sulit untuk membedakan mana daging yang masih segar dengan mana yang sudah tidak segar lagi.

Karena itu artikel ini akan memberi tahu cara membedakan daging yang masih segar dengan yang tidak segar dengan mudah.

Cara Memilih Daging Segar :

1. Perhatikan Warna Daging

Hal yang paling mudah dilakukan adalah memperhatikan warna daging. Daging sapi yang baru saja dipotong berwarna merah ceri yang berasal dari protein myoglobin.

Akan tetapi jika daging sudah terpapar dengan oksigen daging akan sapi akan berubah warna menjadi merah keungu-unguan, waalaupun begitu kualitasnya masih baik.

2. Aroma Daging

Cara yang selanjutnya adalah mencium aroma yang dihasilkan olah daging sapi. Daging yang segar akan mengeluarkan aroma seperti besi yang tidak terlalu menyengat, sementara daging yang sudah mulai membusuk akan mengeluarkan aroma amis yang menyengat

3. Tekan-tekan Untuk Memeriksa Teksturnya

Jika ingin membeli daging giling, coba tekan lembut pada permukaannya lalu rasakan teksturnya. Ciri-ciri daging sapi yang segar adalah terdapat sensasi dingin, lembut, dan agak kesat ketika tersentuh dengan kulit kita

4. Cek Tanggal Produksi

Tahap yang tak kalah penting adalah mengecek tanggal produksi daging sapi.Perhatikan tanggal pemotongan daging sapi dan batas konsumsinya yang tercantum pada label kemasan.

5. Hindari Membeli Daging Beku

Hindari memilih daging beku. Mungkin daging beku masih bagus tetapi kesegarannya tentu sudah berkurang dan tidak baik jika kita olah dan kita konsumsi.

Apabila terpaksa membeli daging sapi beku maka pilihlah daging yang tidak memiliki bunga es karena ini menandakan bahwa daging yang terdapat bunga es tentunya sudah lama dan tidak segar.

6. Cek Sertifikat Halal

Penjual daging yang halal dan profesional tentunya mempunyai izin halal dari pihak MUI. Pastikan Kamu membeli daging dari penjual / supplier daging yang mempunyai izin halal.

Itulah pembahasan tentang resep daging sapi kecap. Selamat mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *