Categories
Bisnis Kesehatan Makanan Pertanian

Cara Mengolah Porang Hingga Menjadi Tepung

Saat ini masyarakat Indonesia telah banyak yang memulai membudidayakan tanaman porang. Namun, tahukah Anda bagaimana cara mengolah tanaman porang? Setelah dipanen, umbi porang selanjutnya perlu diolah terlebih dahulu menjadi tepung.

Tepung porang inilah yang nantinya akan digunakan sebagai bahan makanan seperti kue putu, bahan dasar pembuatan jelly, konyaku, mie shirataki dan lain sebagainya.

Untuk informasi lebih lengkapnya, anda bisa langsung menyimak cara mengolah porang hingga menjadi tepung sebagai berikut.

1. Proses Pencucian Umbi Porang

Hal pertama yang perlu Anda lakukan dalam pengolahan porang yaitu dengan mencuci umbi porang.

Cuci umbi porang yang sudah dipanen untuk menghilangkan tanah yang menempel. Proses pencucian ini bisa dilakukan secara manual maupun pencucian otomatis dengan menggunakan mesin khusus umbi porang.

2. Proses Penyortiran Umbi Porang

Jika umbi porang sudah dicuci bersih, langkah selanjutnya lakukan penyortiran dengan cara memilih umbi porang yang yang berkualitas baik, dalam artian tidak busuk atau cacat. Pastikan umbi porang dengan kualitas buruk tidak ikut ke tahap pengolahan yang berikutnya.

Setelah itu umbi porang dirajang menjadi tipis-tipis. Untuk mengiris umbi porang ini, Anda bisa melakukannya dengan cara manual maupun dengan menggunakan mesin perajang porang.

3. Proses Pengeringan Irisan Porang | Cara Mengolah Porang

Setelah dirajang, selanjutnya porang yang telah diiris tipis tersebut dijemur di bawah sinar matahari hingga benar-benar kering. Lamanya waktu penjemuran ditentukan oleh terik matahari, tentunya jika musim kemarau lebih cepat maka proses penjemuran lebih cepat dari pada musim hujan.

Umbi porang yang sudah benar-benar kering memiliki ciri-ciri garing dan renyah saat dipatahkan.

4. Proses Penggilingan Irisan Porang

Saat irisan porang sudah kering, langkah selanjutnya yaitu menggiling irisan porang menjadi tepung. Tahapan ini dilakukan menggunakan mesin khusus pembuat tepung. Sehingga tak heran jika hasil tepung yang didapatkan bisa halus dan merata.

5. Proses Pengayakan Tepung Porang

Tepung porang yang telah digiling kemudian perlu dilakukan pengayakan. Hal ini bertujuan untuk memisahkan tepung murni dengan jarum, partikel amylium dan partikel lain yang melapisi tepung porang tersebut.

6. Proses Pengemasan Tepung Porang | Cara Mengolah Porang

Jika semua tahapan di atas telah dilakukan, maka tahapan paling terakhir yaitu mengemas tepung porang menggunakan plastik. Ukuran plastik yang digunakan bisa Anda sesuaikan dengan pesanan. Namun, biasanya umbi porang dikemas dalam ukuran 1/4 kg, 1 kg, atau lebih besar.

Baca Juga: Cara Menanam Porang dari Umbi

Hasil Olahan dari Tepung Porang

Manfaat Mengolah Umbi Porang

Selain dijadikan tepung, umbi porang juga bisa diolah langsung menjadi makanan.

Caranya yaitu dengan merebus umbi porang di dalam air mendidih selama beberapa menit. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan bau tak sedap yang menempel pada umbi porang.

Bila Anda memilih untuk menumis, merebus atau menggoreng porang, masukkan bahan makanan ini di awal pengolahan. Hal ini dianjurkan karena semakin lama umbi porang dimasak, aroma tak sedap dari umbi porang akan perlahan memudar.

Oleh masyarakat Jepang, umbi porang sering dimanfaatkan sebagai bahan makanan seperti mi, bola-bola bakso, hingga beberapa jenis makanan lain. Berikut ini beberapa makanan olahan yang berbahan dasar umbi porang.

1. Putu | Cara Mengolah Porang

Jenis makanan yang satu ini berbahan dasar tepung beras atau singkong. Namun, kini kue putu juga dapat diolah menggunakan bahan umbi porang. Cara mengolahnya pun sederhana dan tidak kalah mudah dengan pembuatan kue putu pada umumnya.

Hal pertama yang perlu Anda lakukan yaitu mengukus umbi porang yang telah dicuci bersih. Sambil menunggu umbinya matang, masak tepung beras bersama dengan santan dan gula di atas api sedang.

Umbi porang yang sudah matang kemudian ditumbuk hingga halus. Setelah itu, umbi porang yang telah dihaluskan dimasukkan dan dicampur dengan adonan tepung beras.

Uleni adonan hingga kalis dan merata. Selanjutnya bagi adonan tadi menjadi beberapa bagian dan tambahkan pewarna makanan sesuai selera. Siapkan lembaran daun pisang berukuran kurang lebih 10 cm persegi.

Masukkan adonan ke dalam cetakan. Cetak adonan di atas potongan daun pisang yang sudah disiapkan.

Selanjutnya siapkan panci dan kukus kue putu selama kurang lebih 30 menit. Setelah matang, sajikan kue putu bersama dengan kuah gula merah.

2. Konyaku dan Mie Shirataki

Konyaku adalah makanan khas Jepang yang biasa disantap dengan shirataki. Makanan ini dibuat dengan bahan dasar berupa umbi porang. Cara pembuatannya adalah dengan mengolah umbi porang menjadi tepung terlebih dahulu.

Kemudian tepung tersebut dimasak dengan cara tertentu hingga menjadi konyaku. Dalam metode lain konyaku juga dapat dibuat dari umbi porang langsung yang telah direbus. Umbi porang yang telah direbus juga dapat dibuat menjadi shirataki.

Konyaku adalah makanan asli Jepang yang biasa disantap bersama shirataki. Tahukah Anda? ternyata makanan yang satu ini berbahan dasar dari umbi porang.

Sebelum menjadi konyaku, umbi porang sebelumnya diolah hingga menjadi tepung terlebih dahulu. Kemudian tepung porang dimasak dengan teknik tertentu hingga menjadi konyaku.

Konyaku juga bisa dibuat dari umbi porang langsung yang direbus. Selain itu, umbi porang rebus juga dapat diolah menjadi shirataki.

Demikian tadi informasi cara mengolah porang hingga menjadi tepung dan jenis-jenis makanan olahan dari tepung porang yang dapat Anda coba dirumah.

Namun, tahukah Anda? umbi porang ternyata memiliki beberapa manfaat yang baik khususnya untuk mengatasi masalah kesehatan. Untuk selengkapnya, Anda bisa mengeceknya di sini.